Jumat, 15 Oktober 2010

Percantik Hunian dengan Ornamen Mosaik

Mosaik pada dinding ruangan bikin kesan elegan. (Foto: Google)
INGIN menampilkan sesuatu yang unik, artistik, dan menarik pada hunian Anda? Mosaik mungkin bisa menjadi alternatif aksen yang bisa Anda pilih.    

Mosaik adalah suatu rangkaian dari berbagai bahan keramik, kaca, dan kayu. Dari bahan-bahan tersebut Anda bisa menghasilkan sesuatu yang indah dan menarik. Tergantung bagaimana cara pengaplikasiannya.

Arsitek Wisnu Brata mengatakan, mosaik adalah rangkaian, susunan, atau kombinasi dari berbagai potongan seperti kaca, keramik, marmer, batu, ataupun benda lain. Benda-benda tersebut kemudian dipadupadankan sehingga menghasilkan sesuatu yang indah.

Menilik perkembangannya, awalnya mosaik dibuat dari tanah liat yang ditekan pada sebuah background yang digunakan sebagai ornamen dinding di masa Mesir kuno. Lantas mosaik ini berkembang di masa kerajaan Romawi sampai kemudian dijadikan batu pebble sebagai paving alas jalan raya.

Pemakaiannya pun kian berkembang dan menjadi sangat beragam. Terbukti, material yang digunakan untuk membuat mosaik bermacam- macam jenisnya. Semua disesuaikan dengan kemampuan teknik bangunan dan untuk berbagai bidang penggunaan, baik sebagai penghias dinding, lantai, maupun kaca jendela di gereja dalam bentuk kaca patri.

“Penggunaan mosaik mewakili cita rasa seni yang tinggi dan dikerjakan oleh tukang-tukang khusus yang berpengalaman dan mempunyai keterampilan teknik yang tinggi.

Jadi, pada masa lalu penggunaan mosaik lebih banyak untuk bangunan-bangunan umum ataupun istana raja-raja. Namun, di wilayah Timur Tengah ataupun Mediterania, penggunaan mosaik keramik lebih banyak lagi dan biasa digunakan di rumah-rumah penduduk biasa, utamanya di negara Maroko,” ungkap Wisnu.

Desainnya yang unik membuat mosaik banyak digemari para pencinta seni. Lantaran itu juga mosaik semakin berkembang dalam hal pola, bentuk, dan warna. Begitu pun dengan desainnya senantiasa mengikuti gaya yang berkembang di masyarakat.

Lantas bagaimana penerapannya di dalam rumah. Mosaik kerap digunakan untuk lantai, jendela, dan aksesorinya lainnya di dalam rumah. Tak ayal penerapannya pun jadi berbeda-beda. Hunian yang menggunakan mosaik pada lantai, biasanya terdapat pada area carport ataupun drop-off. Bentuknya bisa berupa marmer, batu-batu kecil sebesar ibu jari (thumblestone), atau rangkaian batu koral sikat yang disusun rapi dalam bentuk pola-pola geometris. Ada pula yang berbentuk ornamen-ornamen bergambar dengan beragam tema, mulai dari tema binatang, keagamaan, tumbuh-tumbuhan, maupun lukisan pemandangan alam. Begitu pun jenis motifnya, dari motif lurus hingga melengkung, bergantung pada selera penghuni rumah.

Perlakuan berbeda ketika akan menerapkannya pada jendela, biasanya mosaik tampil dalam bentuk kaca patri. Penggunaannya pun disesuaikan dengan ragam dan tema dari sebuah bangunan, baik bangunan klasik, Mediterania, maupun minimalis. Misalnya, penggunaan mosaik pada dinding dan lantai, maka penggunaan mosaik kaca patri pun tidak boleh dominan atau semua kaca jendela dipasang kaca patri karena bakal menimbulkan kesan yang monoton dan tidak ada yang menonjol.

Penggunaan mosaik sebagai aksesori umumnya digunakan sebagai penghias pot keramik ataupun teko-teko untuk minum teh. Sedangkan untuk artwork, kadang berupa lukisan pada dinding atau mosaik berupa kotak-kotak yang dicetak, lalu diisi dengan mosaik.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar